Rabu, 19 Januari 2022

 RANGKUMAN LAPORAN PRAKTIKUM

PEMROGRAMAN BERBASIS WEB

    Perkenalkan nama saya Moch. Rudy Arianto, NIM 201080200074. Prodi Informatika. Fakultas Sains dan Teknologi (fst.umsida.ac.id). Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (umsida.ac.id).


BAB 1 : HTML (Hypertext Markup Language)

HTML adalah, (HyperText Markup Language) sebuah bahasa standar yang digunakan oleh browser Internet untuk membuat halaman dan dokumen pada sebuah Web yang kemudian dapat diakses dan dibaca layaknya sebuah artikel. HTML juga dapat digunakan sebagai link-link antara file-file dalam situs atau dalam komputer dengan menggunakan localhost, atau link yang menghubungkan antar situs dalam dunia internet.

Standar minimum elemen HTML adalah:

  • Document Type Declaration (DTD)
  • Head
  • Body

DTD

Sebagai standar versi dokumen W3C yaitu suatu deklarasi yang digunakan untuk mengidentifikasi jenis dokumen HTML yang digunakan sehingga browser dapat menentukan bagaimana memperlakukan kode tersebut.

Contoh DTD pada HTML versi 4:

<!DOCTYPE HTML PUBLIC “-//W3C//DTD HTML 4.01 Transitional//EN” “http://www.w3.org/TR/html4/loose.dtd”>

Meta Dokumen

Elemen meta sebagai identitas dari halaman web yang biasa terdiri dari owner, keyword, layout, ataupun inisialisasi proses seperti refresh.

Contoh:

·         <meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=UTF-8" />

·         <meta name="keywords" content="blog, web development, indonesia, html, css" />

·         <meta name="description" content="Tentang dasar-dasar HTML" />

 

Keterangan tag-tag lainnya dapat dilihat pada tabel 1 dibawah.

Pada perkembangannya, versi HTML yang mulai dipakai saat ini adalah HTML5 ( HTML Versi 5) yang merupakan standar baru pada pemrograman web berbasis HTML. HTML5 menawarkan fitur baru dan kemudahan penggunaan tag-tag html. HTML5 menggantikan versi HTML sebelumnya, HTML 4.01 yang diperkenalkan pada 1999. Sejak saat itu, telah terjadi banyak perubahan pada web. Walaupun HTML5 masih dalam tahap pengembangan, namun browser-browser modern sudah banyak yang mendukung standar HTML baru ini. Untuk tag-tag html versi sebelumnya masih dipakai di modul ini.

Fitur Baru HTML5

Berikut ini adalah beberapa fitur HTML5 yang cukup menarik :

* Tag <canvas> untuk menggambar 2D

* Tag <video> dan <audio> untuk media playback

* Mendukung penyimpanan lokal

* Tag khusus, <article>, <footer>, <header>, <nav>, <section>

* Kontrol baru pada form, seperti kalender, tanggal, waktu, email, url, dan search


Form

Formulir di bentuk dengan menggunakan pasangan tag <form> dan </form>.

Ada 2 atribut yang mengikuti yaitu Action dan Method

1. Action menentukan URL yang akan dijalankan dan menerima semua masukan pada formulir.

2. Method digunakan untuk menentukan bagaimana informasi dikirim ke URL yang disebutkan oleh Action, nilai yang sering digunakan berupa atribut GET dan POST.

-          Post membuat informasi dikirim secara terpisah dengan URL.

-          Get membuat informasi dikirim menjadi satu dengan URL.

Bentuk Penulisan sebagai berikut :

<FORM ACTION=” “ METHOD=”POST”>…….</FORM>

Table

Untuk membuat table dengan menggunakan pasangan Tag <table> dan </table>

Yang terdiri dari atribut:

a.       Align               : untuk rata kiri (left), tengah (center), dan kanan (right).

b.      Bgcolor           : warna latar belakang dari table

c.       Border             : ukuran lebar border table

d.      Cellpading       : jarak isi cell dengan batas cell

e.       Cellspacing      : mengatur jarak cell

f.        Width              : mengatur lebar table dalam pixel

g.      Height             : mengatur tinggi table dalam pixel

Kemudian diikuti dengan tag :

1.      <tr>untuk membuat baris, terdiri dari :

a)      Align           : perataan (left, centern and right).

b)      Valign         : perataan vertical (top, middle, and bottom).

c)      Bgcolor       : untuk warna background dari baris.

2.      <th>untuk membuat header table.

3.      <td>untuk membuat kolom.

Terdiri dari atribut:

a)      Align                    : perataan (left, center, and right).

b)      Valign                  : perataan vertical (top, middle, and bottom).

c)      Bgcolor                : untuk warna background daribaris.

d)      Colspan                : menggabungkan kolom.

e)      Rowspan              : menggabungkan baris.

f)       Width                   : mengatur lebar table dalam pixel.

g)      Height                  : mengatur tinggi table dalam pixel.

h)      Background         : latar belakang gambar.



BAB 2 : CSS (Cascading Style Sheet)

Cascading Style Sheet (CSS) merupakan aturan untuk mengendalikan beberapa komponen dalams ebuah web sehingga akan lebih terstruktur dan seragam. CSS bukan merupakan bahasa pemrograman.

Sama halnya styles dalam aplikasi pengolahan kata seperti Microsoft Word yang dapat mengatur beberapa style, misalnya heading, subbab, bodytext, footer, images, dan style lainnya untuk dapat digunakan bersama-sama dalam beberapa berkas (file).

Pada umumnya CSS dipakai untuk memformat tampilan halaman web yang dibuat dengan bahasa HTML dan XHTML. CSS dapat mengendalikan ukuran gambar, warna bagian tubuh pada teks, warna table, ukuran border, warna border, warna hyperlink, warna mouse over, spasiantar paragraph, spasiantarteks, margin kiri, kanan, atas, bawah, dan parameter lainnya. CSS adalahbahasa style sheet yang digunakan untuk mengatur tampilan dokumen. Dengan adanya CSS memungkinkankitauntukmenampilkanhalaman yang samadengan format yang berbeda.

Sejarah CSS

Nama CSS didapat dari fakta bahwa setiap deklarasi style yang berbeda dapat diletakkan secara berurutan, yang kemudian membentuk hubungan ayah-anak (parent-child) pada setiap style. CSS sendiri merupakan sebuah teknologi internet yang direkomendasikan oleh World Wide Web Consortium atau W3C padatahun 1996. Setelah CSS distandarisasikan, Internet Explorer dan Netscape melepas browser terbaru mereka yang telah sesuai atau paling tidak hampir mendekati dengan standar CSS.

Versi

Untuk saat ini terdapat tiga versi CSS, yaitu CSS1, CSS2, dan CSS3. CSS1 dikembangkan berpusat pada pemformatan dokumen HTML, CSS2 dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan terhadap format dokumen agar bisa ditampilkan di printer, sedangkan CSS3 adalah versi terbaru dari CSS yang mampu melakukan banyak hal dalam desain website. CSS3 mendukung penentuan posisi konten, downloadable, huruf font, tampilan pada table /table layout dan media tipeuntuk printer. Kehadiran CSS yang ketiga diharapkan lebih baik dari versi pertama dan kedua.

Penulisan

Saat masuk pada bagian CSS, sering dijumpai kode sebagai berikut:

h1 {

color: #0789de;

}


Bagian pertama sebelum tanda ‘{}’ dinamakan selector, sedangkan yang diapitoleh ‘{}’ disebut declaration yang terdiri dari dua unsur, yaitu property dan value. Selector dalam pernyataan di atas adalah h1, sedangkan color adalah property, dan #0789de adalah value. Selain itu ada tiga metode penulisan CSS atribut, yaitu:

Inline Style Sheet

CSS didefinisikan langsung pada tag HTML yang bersangkutan. Cara penulisannya cukup dengan menambahkan atribut style=”…”dalam tag HTML tersebut. Style hanya akan berlaku pada tag yang bersangkutan, dan tidak akan memengaruhi tag HTML yang lain.

Embedded Style Sheet

CSS didefinisikan terlebih dahulu dalam tag <style> … </style> di atas tag <body>. Pada pendefinisian ini disebutkan atribut-atribut CSS yang akan digunakan untuk tag-tag HTML, yang selanjutnya dapat digunakan oleh tag HTML yang bersangkutan.

External Style Sheet

Menempatkan aturan CSS secara terpisah, style shet external terhubung dengan dokumen melalui elemen head. File style sheet text disimpan menggunakan ekstensi .css.

Syntax CSS

Syntax pada CSS terdiri dari tiga bagian, yaitu selector, property dan value

Selector {property: value}

Bagian selector untuk menentukan pada elemen/tag HTML apa style tersebut diterapkan. Selector dapat berupa nama Id elemen atau nama class. Property dapat diisi dengan jenis warna, ukuran, perataan margin dll, sedangkan value diisi dengan nilai property nya, misalnya red untuk warna dll. Setiap akhir penulisan property dan value diakhiri dengan tanda titik koma (semicolon). Tanda ini juga digunakan sebagai pemisah antar satu property dengan property lain.

            P{font-family: “sans serif”}


Jika value lebih dari sebuah kata, maka harus diapit dengan tanda kutip ganda diantara value:

            P{text-align:center;color:red}

Jika Anda ingin menetapkan lebih dari satu property, maka property harus dipisahkan dengan titik kome (semicolon). Berikut ini adalah contoh yang menampilkan pendefinisian elemen paragraph agar rata tengah serta warna text nya adalah merah:

            P{

                   Text-align: center;

                   Color: black;

                   Font-family: arial

                }

Agar definisi style lebih mudah dibaca, maka kita dapat menuliskannya dengan bentuk berikut:

Groupping

Kita dapat mengelompokkan selector, pisahkan tiap selector dengan sebuah koma. Berikut ini adalah contoh pengelompokkan element header yang memiliki style warna text yang sama :

h1,h2,h3,h4,h5,h6 {

                                color: green;

                }

Class Selector

Dengan menggunakan class selector, kita dapat mendefinisikan style yang berbeda untuk elemen HTML yang sama. Secara umum syntax style untuk class adalah sebagai berikut:

.namaKelas{

Property1: value1;

Property2: value2;

}

Misalnya kita ingin mendefinisikan dua buah tipe paragraph yaitu paragraph dengan rata kanan, sedang yang lainnya adalah rata tengah. Berikut bentuk penulisannya:

            p.right {text-align: right}

                p.center {text-align: center}


Dalam dokumen HTML kita harus menambahkan atribut class:

            <p class=”right”>This paragraph will be right-aligned. </p>

                <p class=”center”>This paragraph will be center-aligned. </p

            .center {text-align: center}


Pada contoh dibawah ini, semua elemen HTML dengan class=”center”, akan menjadikan rata tengah.

<h1 class=”center”>This heading will be center-aligned </h1>

<p class=”center”>This paragraph will also be center-aligned </p>


Pada dokumen HTML dibawah, elemen h1 dan elemen menggunakan class “center”, artinya kedua elemen tersebut akan mengikuti aturan pada selector “center”:

Id selector

Kita juga dapat mendefinisikan style dengan menggunakan id selector. nid selector didefinisikan dengan menggunakan karakter #.Berikut adalah contoh penggunaan id selector:

#green {color: green}


                p#para1 {

                text-align: center;

                color: red}

Aturan style dibawah ini akan diterapkan pada elemen p yang menggunakan id dengan value adala “para1”.

Komentar pada CSS

/* This is a comment */

p {

text-align: center;

/* This is anhoter comment */

color: black

font-family: arial

}


Komentar digunakan untuk menjelaskan baris kode Anda, sehingga dapat membantu juga suatu hari nanti Anda akan melakukan pengeditan terhadap source code. Sebuah komentar akan diabaikan oleh browser. Komentar pada CSS dimulai dengan dengan /* dan diakhiri dengan */, seperti contoh berikut:


BAB 3 : Javascript

Javascript adalah bahasa scrip yang ditempel pada kode HTML dan diproses disisi klient. Dengan adanya bahasa ini, kemampuan HTML menjadi semakin luas. Contoh: untuk menvalidasi masukan pada formulir sebelum formulir dikirim ke server.

Javascript bukan bahasa java dan merupakan dua bahasa yang berbeda. Javascript diinterpretasikan oleh klient, sedang java dikompilasi oleh program dan hasil kompilasinya dijalankan oleh clien.

Struktur Javascript

<script language=”javascript”>

<!--

Penulisanjavascriptkode

//-->

</script>

Keterangan <!--//--> umumnya disertakan dengan tujuan agar sekiranya browser tidak mengenali javascript maka browser akan memperlakukannya sebagai komentar sehingga tidak di tampilkan dijendela browser.

 

Javascript sebagai bahasa berorientasikan objek

·   Properti, adalah atibut dari sebuah objek. Contoh: objek mobil mempunyai property warna mobil.

Penulisan:

nama_objek.nama_properti=nilai

window.defaultstatus=”selamat belajar javascript”

 

·   Metode, adalah sekumpulan kode yang digunakan untuk melakukan sesuatu tindakan terhadap objek.

Penulisannya:

nama_objek.nama_method(parameter)

document.write(“halo”)

 

Letak javascript dalam HTML

Skrip javascript dalam dokumen HTML dapat diletakkan pada:

1.      Bagian head

2.      Bagian body

 

Table 1. Aritmatic operator

Operator

Description

Example

Result

+

Penjumlahan

X=2

Y=2

X+y

4

-

Pengurangan

X=5

Y=2

X-y

3

*

Perkalian

X=5

Y=3

X*y

15

/

Pembagian

15/5

5/2

3

2.5

%

Modulus

5%2

10%8

10%2

1

2

0

++

Penaikan

X=5

X++

X=6

--

Penurunan

X=5

X--

X=4


Tabel 2. Assignment Operator

Operator

Keterangan

Example

Is the same as

=

Pemberian nilai

X=y

X=y

+=

Penambahan bilangan

X+=y

X=x+y

-=

Pengurangan bilangan

x-=y

X=x-y

*=

Pengalian bilangan

X*=y

X=x*y

/=

Pembagian bilangan

x/=y

X=x/y

%=

Perolehan sisa bagi

X%=y

X=x%y

 











Tabel 3. Comparisson Operator

Operator

Description

Example

==

Kesamaan

5==8 return false

===

Is equel to (checks for both value and type)

X=5

Y=”5”

X==y return false

X===y return false

!=

Ketidaksamaan

5!=8 return true

> 

Lebihdari

X*=y5>8 return false

< 

Kurangdari

5<8 return false

>=

Lebihbesaratausamadengan

5>= return false

<=

Kurangdariatausamadengan

5<=8 return true


Tabel 4. Comparisson Operator

Operator

Description

Example

&&

And

X=6

Y=3

(x<10&&y>1) return true

||

Or

X=6

Y=3

(x==5||y==5) return false

!

Not

X=6

Y=3

!(x==y) return true

 


BAB 4 : PHP

PHP (Preprocesor Hypertext) adalah bahasa scripting yang menyatu dengan HTML dan dijalankan pada server side. Artinya semua sintaks yang diberikan akan sepenuhnya dijalakan pada server sedangkan yang dikirimkan ke browser hanya hasilnya saja berupa HTML. Untuk membedakan perintah HTML dan PHP digunakan tanda <?...?> atau <?php...?>

PHP dapat diaplikasikan dengan berbagai macam database seperti MySQL, PostgreSQL,Oracle, dan lainnya.

Beberapa script dasar PHP

§  Menampilkan text

Echo “..text...<br>”

<br>:ganti baris

§  Variabel

Untuk membuat variabel diberi tanda dollar ($). Variabel berfungsi untuk menyimpan suatu nilai dan dapat berubah-ubah. Penulisann variabel yang benar adalah :

-          Karakter pertama tidak boleh berupa angka (harus berupa huruf atau garis bawah)

-          Tidak mengandung spasi

-          Pemakaian huruf kapital dan huruf kecil dibedakan

Contoh penulisan variabel :

           $data, $data1,$data_ku

PHP dapat anda Download secara free atau cuma-Cuma. Kunjungi saja situs www.php.net, dan download versi terbarunya.

INSTALASI

  1. Instalasi Apache :
  2. Buka web xampp, download versi 7.4
  3. Setelah download lakukan instalasi
  4. Klik next sampai finish
  5.  Aktifkan apache dan mySQL
  6. Test koneksi dengan mengetikkan http://localhost di Internet Explore, Mozilla Firefox atau Google Chrome
  7. Buat file baru di dalam folder xampp Ã  htdocs Ã  dengan nama phpinfo.php
  8. Tuliskan script pada file phpinfo.php
  9. Test pada web dengan mengetikkan http://localhost/phpinfo.php

Tag dalam PHP

Banyak cara untuk menyisipkan php dalam script html, ada berbagai macam bentuk tag yang dapat digunakan, antara lain :

a.       Cara 1

<?php              Menandai awal tag

..........

?>                    Menandai akhir tag

b.      Cara 2

<?                    Menamdai awal tag

.........

?>                    Menamdai akhir tag

c.       Cara 3

<%                   Menandai awal tag

.........

%>                   menandai akhir tag

Cara ini sama dengan tag pada ASP. Opsi ini bisa dilakukan jika nilai asp_tags pada php ini bernilai on.

d.      Cara 4

<script language=”php”>        Menandai tag awal

.........

</script>                                  Menandai akhir tag

Ada kalanya sebagai pemrogram, karena banyaknya kode program atau variabel dalam program, perlu menandai atau memberi komentar pada program. Komentar pada program merupakan tulisan pada proram yang tidak dieksekusi. Pada PHP, ada 3 macam cara penulisan :

a)      /*komentar*/

Tulisan apapun yang berada diantara ‘/*’ dan ‘*/’ akan dianggap sebagai komentar. Cara seperti ini sangat berguna dan efisien untuk pemberian komentar yang memakan banyak baris.

b)      //komentar

Tulisan di baris yang setelah ‘//’ akan dianggap sebagai komentar. Cara ini berguna untuk pemberian komentar singkat yang tak lebih dari 1 baris saja.

c)      #komentar

Sama seperti ‘//’, tulisan di baris yang sama setelah ‘#’ akan dianggap sebagai komentar. Cara ini berguna untuk pemberian komentar singkat yang tak lebih dari 1 baris saja.

                 §  Array

Array merupakan suatu variabel yang dapat berisi banyak data dalam waktu yang sama. Pendefinisisan Array dapat dibentuk dengan format berikut :

$nama_array=array(elemen_1,...,elemen_n);

Untuk menghitung jumlah elemen array digunakan fungsi count(), dengan format count($nama_array)

§  Operator

Dalam PHP juga dapat melakukan proses operasi, bail itu penjumlahan, operasi logika, ataupun operasi pembanding.

Operasi Mtematika yang digunakan dalam PHP yaitu :

Operator

Fungsi

Operator

Fungsi

+

Penjumlahan

-

Pengurangan

*

Perkalian

/

Pembagian

%

Sisa pembagian

++,--

Penaikan, penurunan

 

Operator pembanding yang digunakan dalam PHP yaitu :

Operator

Fungsi

Operator

Fungsi

==

Sama dengan

< 

Kurang dari

> 

Lebih dari

<=

Kurang dari atau sama dengan

>=

Lebih dari atau sama dengan

!=,<>

Tidak sama dengan

Selain itu, operator Logika juga dapat digunakan di PHP, antara lain, and (&&), or (||), xor, dan !.

 

§  Penulisan Karakter Khusus dengan tanda \

Karakter yang ditulis dengan diawali tanda (\) yaitu :

Karaketer

Keterangan

Karakter

Keterangan

\”

Tanda petik ganda

\\

Tanda backslash

\$

Tanda $

\n

Pindah baris

\t

Tab

\x00 s.d \xFF

Heksadesimal

 

§  Tipe Data

tipe data yang dikenal pada pemrograman PHP yaitu :

Tipe data

Keterangan

Integer

Tipe data bilangan bulat

Double

Tipe data bilangan real

String

Tipe data teks

 

§  Konversi Tipe Data

Fungsi-fungsi yang digunakan dalam PHP untuk mengkonversi tipe data ke tipe data yang lain yaitu dengan memberikan fungsi intval, doubleval, dan strval. Atau dengan menggunakan teknik cast, yaitu dengan mengubah tipe ekspresi yang akan dikonversi.

 

§  Menampilkan Tanggal fan Waktu

Untuk menampilkan tanggal dan waktu secara update, dapat menggunakan perintah date dengan format-format berikut :

Format

Keterangan

a, A

am atau pm, AM atau PM

d, D

Hari/tanggal dalam 2 digit, hari (Sun..Sat)

F

Nama bulan (January..December)

g, G

Jam (1..12), jam (0..23)

Z

Hari dari tahun (0..365)

y, Y

Tahun dalam 2 digit, tahun dalam 4 digit

h, H

Jam (01..12), (00..23)

I

Menit (00..59)

m, M

Nama bulan (01..12), nama bulan (Jan..Dec)

S

Detik (00..59)

W

Hari ( 0=Sunday.. 6=Saturday )


Struktur Kontrol

1.      Kondisi (condotion)

Bentuk if

Perintah if akan menjalankan statement jika kondisinya bernilai benar (True).

If (expr)

    statement

 

Bentuk if else

Dalam bentuk ini jika ekspresi benar maka statement_1 akan dijalankan, tetapi jika salah maka statement_2 yang akan dijalankan.

If (expr)

    {statement_1a

Statement_1b

Else

{ statement_2a

Statement_2b}

If (expr)

    Statement

Else

    Statement_2

                           atau

 

Bentuk if-elseif

Bentuk if-elseif ini cocok untuk melakukan pengambilan keputusan yang melibatkan banyak alternativ.PHP dapat mengetahui bentuk elseif dan else if.

Switch

Pada prinsipnya penggunaan switch hampir sama dengan menggunakan kondisi if-elseif. Dalam penggunaan switch juga disertakan perintah  break. Tanpa perintah break semua pernyataan akan dijalankan.

Switch (ekspresi)

{

            Case ekspresi_case_1:

            Pernyataan;

Break;

.......

Case ekspresi_case_n:

Pernyataan_n;

Break

Default:

            Pernyataan_default;

}

 


2.      Perulangan

While

Perulangan menggunakan while mempunyai bentuk yang mudah untuk digunakan. Perintah while akan terus diulang selama kondisi berisi TRUE dan berhenti jika kondisi berisi FALSE.

While  (expr)

    statement

 

For

Perulangan menggunakan for mempunyai 3 ekspresi

·         Exprl adalah ekspresi untuk memberikan nilai awal yang akan digunakan untuk perulangan.

·         Expr2 adalah ekspresi untuk memberikan kondisi dalam perulangan. Jika kondisi tersebut bernilI TRUE maka perulangan akan dilanjutkan. Jika kondisi tersebut bernilai FALSE maka perulangan akan berhenti.

·         Espr3 digunakan untuk mengatur nilai variabel yang digunakan pada exprl.

for  (expr1; expr2; expr3)

    statement

 

Do – while

Perulangan menggunakan do – while ini akan berakhir jika ekspresi bernilai FALSE

Do {statement}

While (expr)



Modularisasi

Modularisasi dalam pemrograman umum dilakukan dan sangat diperlukan untuk mempermudah debuging dan pengembangan program. Modularisasi berarti melakukan pembuatan program berdasarkan modul-modul. Setiap modul dikembangkan untuk tujuan dan fungsi khusus. Modul dibuat secara general, modul dapat berupa fungsi atau prosedure.

a.       Require

Statement require digunakan untuk membaca nilai variabel dang fungsi-fungsi dari sebuah file lain. Cara penulisan :

    Require(namafile);

Teknik ini cocok untuk membuat template yang memudahkan proses pengembangan aplikasi dengan menggunakan pola tampilan. Misal dalam membuat design web yang dilakukan dengan kerja tim, pola dan gambar-gambar yang dibutuhkan dapat dibuat dengan teknik ini. Statement require ini tidak dapat dimasukkan dalam suatu struktur looping, misalnya while atau for. Karena hanya memperbolehkan pemanggilan file yang sama tersebut hanya sekali.

b.      Include

Statement include akan menyertakan isi suatu file tertentu. Include dapat diletakkan di dalam suatu looping misalnya dalam statement for atau while. Sytax penulisan :

    Include(namafile);



BAB 5 : Konektivitas PHP dengan MySQL

Langah-langkah koneksi PHP-MySQL

1.      Membuka koneksi ke server MySQL

Mysql-connect()

Digunakan untuk melakukan uji dan koneksi kepada server database MySQL.

Syntax :

$conn=mysql_connect(“host”,”username”,”password”);

$conn               : adalah nama variabel penampungan status hasil koneksi kepada database.

Host                 : adalah nama host atau alamat server database MySQL.

Username        : adalah nama user yang telah diberi hak untuk dapat mengakses server database.

Password         : adalah kata sandi untuk username untuk dapat masuk ke dalam database.

 

2.      Memilih database yang akan digunakan di server

Mysql_select_db()

Digunakan untuk melakukan koneksi kepada database yang dalam server yang berhasil dikoneksi dengan perintah mysql_connect().

Syntax :

$db=mysql_select_db(“namadatabase”,$conn);

                     

$db                  : berisi status koneksi kepada database.

$conn               : merupakan koneksi kepada server database yang berhasil.

Namadatabase : adalah nama database yang akan dikenai proses.

 

3.      Mengambil sebuah query dari sebuah database.

Mysql_query()

Digunakan untuk melakukan eksekusi perintah SQL untuk memanipulasi database yang berhasil dilakukan koneksinya menggunakan mysql_select_db().

Syntax :

$hasil=mysql_query(“SQL Statement”);

  

$hasil : akan berupa record set apabila SQL Statement berupa perintah select.

Contoh SQL Statement : “SELECT*FROM MAHASISWA ORDER BY NIM”

 

4.      Mengambil record dari database

a.      Mysql_fetch_array()

Digunakan untuk melakukan pemrosesan hasil query yang dilakukan dengan perintah mysql_query(), dan memasukkannya ke dalam array asosiatif, array numeris atau keduanya.

Syntax :

$row = mysql_fetch_array($hasil);

 

$row    : adalah array satu record dari record $hasil yang diproses nomor record sesuai dengan nomor urut dari proses mysql_fetch_array yang sedang dilakukan.

$hasil   : adalah record set yang akan diproses.

b.      Mysql_fetch_assoc()

Fungsi ini hampir sama dengan fungsi mysql_fetch_array(), hanya saja array yang dihasilkan hanya aaray asosiatif.

Syntax :

$row = mysql_fetch_assoc($hasil);

                                               

c.       Mysql_fetch_row()

Fungsi ini hampir sama dengan fungsi mysql_fetch_array(), hanya aja array yang dihasilkan hanya array numeris.

Syntax :

$row = mysql_fetch_row($hasil);

                                                      

d.      Mysql_num_rows()

Fungsi ini digunakan untuk menghitung jumlah record yang ada pada database.

Syntax :

$row = mysql_num_row($hasil);

$jml     : akan memiliki nilai sesuai dengan jumlah record yang ada.



BAB 6 : Desain Web Mobile jQuery Mobile

jQuery Mobile adalah framework berbasis jQuery  yang memudahkan kita untuk membuat web app untuk mobile.  Selain jQuery mobile sebenarnya banyak framework lain yang dapat digunakan seperti Sencha,  jTouch, DHTMLX Touch, Jo dan lainnya.  Kelebihan  jQuery adalah:

  • Support  banyak  platform:  Webkit (Android, iOS, Opera, Chrome), Firefox mobile, Windows  Phone,  Blackberry, Bada, Meego. 
  • Berbasis JQuery yang populer.
  • Penggunanya banyak dan forum aktif.

jQuery Mobile menyediakan komponen UI widget seperti button, listview, header dan elemen form dan navigasi.Kode ini dibanguolejQuery daterus dikembangkaoleh pengembangnya secara aktiuntuk memperbaikbug-bug yang ada diaplikasiniBanyak fitur yanditawarkan dalaframework ini termasuk dukungan HTML5, Ajax-powered navigasi link, dan sentuhan/atau navigasi gesekan.

Sebelum melakukan praktikum Desain Web Mobile dengan jQuery Mobile ini, yang perlu disiapkan adalah:

a.       jquery.mobile-1.4.5.min.css

b.      jquery-1.11.1.min.js

c.       jquery.mobile-1.4.5.min.js

d.      images

e.       Opera Mobile Emulator download gratis.

Rangkuman Praktikum PBO umsida.ac.id fst.umsida.ac.id Pokok Bahasan 1 (Elemen Dasar Java)   Java adalah salah satu bahasa pemograman yang me...